Minggu, 01 Agustus 2021 M.   23 Dzulhijjah 1442 H.
E-mail: disdik@kalselprov.go.id
Bahasa Indonesia | English

SD Darul Hikam Bandung

You are here: Depan
  • PESAIR (Pesantren Kelas Akhir)
    PESAIR (Pesantren Kelas Akhir)
    Program pesantren yang dikuti oleh para siswa kelas 6
  • Aktivitas Keputrian
    Aktivitas Keputrian
    Salah satu kegiatan untuk siswa putri setiap hari Jumat
  • Kelas Digital
    Kelas Digital
    Kegiatan Try Out online dengan menggunakan sistem Edmodo
  • Belajar di Luar Sekolah
    Belajar di Luar Sekolah
    Kegiatan belajar yang dilakukan di luar lingkungan sekolah.
Banner
Banner
Banner
Banner

Kegiatan Sekolah

Halaman utama

Wisuda Tahfidz SD Darul Hikam 2021

sd-darul-hikam-wisuda-tahfidz-2021

Pada tahun ini SD Darul Hikam kembali mewisuda puluhan hafiz Alquran meskipun masih dalam kondisi pandemi. Hal ini terwujud dalam acara Wisuda Tahfidz Alquran & Penganugerahan Bintang Kecakapan Khusus yang berlangsung secara virtual, Sabtu (12/06/2021).

Internet, Disayang atau Dibuang?

Di Era Digital sekarang ini, internet menjadi salah satu kebutuhan primer setiap orang, termasuk anak-anak. Sebagai salah satu upaya kita mendampingi anak dalam berseluncur di internet adalah dengan mulai memahami literasi digital.

Mengutip sebuah program dari Google tentang literasi digital dan keamanan online antara lain: Cerdas berinternet, yaitu mengajarkan anak tentang aturan berinternet;
Cermat berinternet, mengajak anak untuk berpikir kritis tentang konten yang diterima; Tangguh berinternet, menjaga privasi saat berselancar di dunia maya; Bijak berinternet, menjaga akhlak baik saat offline maupun online; Berani berinternet, berani melaporkan ketika menemui hal yang tidak benar.

Selain banyak manfaat dari internet ini, perlu diwaspadai pula dampak negatif yang mungkin terjadi pada anak, antara lain: perilaku agresif, tidak sabaran, malas beraktifitas, gangguan interaksi, kecanduan, dan lain-lain.

Untuk menghindari dampak tersebut perlu dibangun kepercayaan antara orang tua dan anak, salah satunya dengan sering mengajak anak diskusi sesuai dengan usianya. Lakukan juga pengawasan selama anak menggunakan internet.

Semoga kita sebagai guru, orang tua dan pelajar bisa senantiasa membekali diri dengan ilmu literasi digital sehingga lebih aman saat berinternet. Apalagi di era pandemi ini dimana semua kegiatan mayoritas beralih ke dunia digital.

Darul Hikam Siap Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

sd-darul-hikam-belajar-tatap-muka

Perguruan Darul Hikam Bandung yang menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang pra-TK hingga SMA sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai tahun ajaran baru bulan Juli 2021.

"Kami telah menetapkan berbagai standar operasional prosedur yang sesuai protokol kesehatan dalam aspek penyediaan sarana prasarana, pelatihan SDM, kegiatan kesiswaan, dan kegiatan kurikulum yang sudah disosialisasikan seluruh civitas academica Perguruan Darul Hikam," ungkap Direktur Perguruan Darul Hikam, Dra. Hj. Ruri B. Ramadhanti, M.T., di SMP Darul Hikam, Jalan Ir. Juanda No. 285, Kota Bandung, Selasa (25/5/2021).
Ruri menyebutkan, ada beberapa langkah yang dilakukan Perguruan Darul Hikam dalam menyiapkan pembelajaran tatap muka. Pertama, seluruh guru dan karyawan sekolah Darul Hikam sudah divaksinasi dan telah memahami prosedur pembelajaran tatap muka yang sesuai dengan protokol kesehatan.
Kedua, semua sekolah Darul Hikam melengkapi sarana dan prasana sesuai protokol kesehatan, seperti wastafel di dekat kelas, hand sanitizer di setiap kelas, dan disinfeksi ruangan sebelum dan sesudah pembelajaran tatap muka. Ketiga, semua sekolah Darul Hikam melakukan sosialisasi kepada siswa dan orang tua.
Dalam melakukan persiapan tersebut, Ruri memastikan, kesiapan semua sekolah Darul Hikam menghadapi belajar tatap muka diawasi dan didampingi oleh pemerintah kota setempat. Meskipun demikian, pembelajaran tatap muka dilaksanakan menunggu keputusan kemerintah dan izin dari orang tua siswa.
Belajar Tatap Muka dengan Prokes Ketat
Dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan tiga tahap pola pembelajaran. Tahap pertama adalah tahap simulasi yang diselenggarakan selama 1 bulan. Pada tahap ini, siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka hanya sekitar 25% per harinya, dilakukan secara bergiliran dengan waktu belajar 2 jam per hari saja. Selanjutnya adalah tahap transisi, di mana kapasitas kelas diisi oleh 50% siswa per harinya, dengan durasi belajar 3 jam per hari. Pembelajaran dilakukan secara hybrid, baik online maupun offline. Apabila tahap transisi dapat dilalui dengan baik, barulah pembelajaran tatap muka dilakukan secara normal dengan menerapkan kebiasaan baru.
Ruri menambahkan, sebelum siswa masuk, akan diperiksa suhu tubuh oleh petugas, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan diminta selalu menggunakan masker. Sepanjang pembelajaran, siswa dan guru tetap menjaga jarak, tidak bersentuhan, dan tidak berkerumun.
Siswa pun tidak bertukar alat tulis dan membawa makanan/minuman dari rumah. Lima belas menit sebelum siswa masuk kelas, ruangan dibersihkan dahulu menggunakan disinfektan.
Ruri memastikan, hanya siswa sehat yang boleh hadir di kelas. Bagi orangtua dan siswa yang tidak bersedia tatap muka, siswa di rumah dapat tetap mengikuti pembelajaran secara live melalui aplikasi. Setelah hanya 3 jam belajar tatap muka di sekolah, siswa akan diminta langsung pulang ke rumah. Setelah pembelajaran tatap muka, sekolah langsung disterilisasi dengan disinfektan.
"Dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta terus meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, Perguruan Darul Hikam siap melaksanakan pembelajaran tatap muka," pungkas Ruri.*

SD DARUL HIKAM


Jl. Ir. H. Juanda 285 Bandung 40135
Jawa Barat, Indonesia
Telp. +62-22-2505375, 2534016
Fax. +62-22-2505375
Email: sd@darulhikam.com